Home Pendidikan Miris! SDN Cadas Leueur Rusak Parah, DPRD Kab.Bogor Pastikan Perbaikan Segera Dimulai

Miris! SDN Cadas Leueur Rusak Parah, DPRD Kab.Bogor Pastikan Perbaikan Segera Dimulai

34
0
SHARE
Miris! SDN Cadas Leueur Rusak Parah, DPRD Kab.Bogor Pastikan Perbaikan Segera Dimulai

Keterangan Gambar : Dok/ Dede Surya

NANGGUNG – Anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi IV dari Fraksi PAN, Usep Nukliri, memastikan kondisi memprihatinkan SDN Cadas Leueur, Kecamatan Nanggung, telah ditindaklanjuti. Setelah melakukan kunjungan langsung ke lokasi, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor dan PT Aneka Tambang (ANTAM) untuk mempercepat penanganan sekolah tersebut.

Usep mengatakan, hasil peninjauan menunjukkan kondisi bangunan sekolah sangat memprihatinkan sehingga membutuhkan penanganan secepatnya demi menjamin keamanan dan kenyamanan kegiatan belajar mengajar.

"Setelah kami melihat langsung kondisi sekolah, memang keadaannya sangat mengkhawatirkan. Kami sudah berkomunikasi dengan Bupati Bogor melalui Dinas Pendidikan agar pembangunan dapat segera direalisasikan," ujar Usep.

Ia mengungkapkan, selain mengupayakan melalui Pemerintah Kabupaten Bogor, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PT ANTAM. Perusahaan pelat merah tersebut, kata dia, berkomitmen membantu rehabilitasi sekolah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Insya Allah, PT ANTAM akan segera melakukan rehabilitasi bangunan melalui program CSR. Jadi bentuk bantuannya bukan berupa anggaran yang diserahkan ke sekolah, melainkan pembangunan fisik yang langsung dikerjakan oleh PT ANTAM," jelasnya.

Menurut Usep, apabila pembangunan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka seluruh proses harus mengikuti mekanisme perencanaan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

"Kalau melalui APBD tentu ada tahapan dan program yang harus dilalui. SDN Cadas Leueur sebenarnya sudah masuk dalam daftar usulan bantuan revitalisasi. Namun hingga saat ini program revitalisasi tersebut memang belum terealisasi," katanya.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan di sektor pendidikan dapat memberikan perhatian serius terhadap sekolah-sekolah yang masih membutuhkan rehabilitasi, khususnya di Kecamatan Nanggung.

"Anak-anak harus mendapatkan tempat belajar yang layak agar proses belajar mengajar berjalan maksimal. Dengan fasilitas yang baik, kita dapat mempersiapkan generasi yang berkualitas. Kita tidak pernah tahu bagaimana masa depan anak-anak hari ini. Jika mereka dididik, dibimbing, dan difasilitasi dengan baik, saya yakin pada 2045 mereka akan menjadi generasi yang mampu mewujudkan Kabupaten Bogor menuju cita-cita Kuta Udaya Wangsa," ungkapnya.

Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Usep menegaskan pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap sektor pendidikan melalui koordinasi intensif dengan Dinas Pendidikan, baik melalui rapat dengar pendapat (RDP) maupun berbagai forum diskusi.

"Kami menyampaikan berbagai masukan sekaligus meminta percepatan terhadap sekolah-sekolah yang belum mendapatkan bantuan, termasuk SDN Cadas Leueur. Tidak hanya Cadas Leueur, tetapi seluruh sekolah di Kabupaten Bogor yang belum dapat dibiayai melalui APBD diharapkan dapat memperoleh dukungan dari program CSR perusahaan, termasuk PT ANTAM maupun pihak lainnya, agar rehabilitasi dapat segera direalisasikan," ujarnya.

Usep menambahkan, anggaran sektor pendidikan Kabupaten Bogor pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp3 triliun. Namun, besarnya kebutuhan rehabilitasi sekolah membuat pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap.

"Pada tahun ini bantuan rehabilitasi tidak hanya diberikan kepada sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta mulai dari PAUD, TK, RA, MI, SD, MTs, SMP hingga SMA. Meskipun demikian, memang belum seluruh sekolah dapat terakomodasi sehingga prosesnya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran," pungkasnya.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here