Home Ekonomi Optimisme 6 Persen! Menkeu Yakin Ekonomi RI Melaju Kencang Menuju Indonesia Emas

Optimisme 6 Persen! Menkeu Yakin Ekonomi RI Melaju Kencang Menuju Indonesia Emas

Dua Mesin Pertumbuhan Digerakkan, Pemerintah Optimalkan Fiskal, Investasi, dan Stimulus Rp55 Triliun untuk Jaga Daya Beli Masyarakat

67
0
SHARE
Optimisme 6 Persen! Menkeu Yakin Ekonomi RI Melaju Kencang Menuju Indonesia Emas

Keterangan Gambar : Dok/Kemenkeu/Zalfa

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 akan menembus angka 6 persen. Keyakinan tersebut didasarkan pada tren pemulihan ekonomi yang mulai terlihat sejak triwulan IV tahun lalu yang tumbuh 5,39 persen, berbalik dari tren perlambatan sebelumnya.

Menurut Menkeu, strategi utama untuk mencapai target tersebut adalah mengaktifkan dua mesin pertumbuhan ekonomi secara bersamaan, yakni sektor swasta dan stimulus pemerintah. Pemerintah, kata dia, memastikan keduanya berjalan simultan melalui peningkatan likuiditas, perbaikan iklim investasi, serta optimalisasi belanja negara.

“Pertama, saya hidupkan fiskal, sudah mulai jalan. Moneter, private sector sudah mulai jalan. Itu sudah 6% lebih di atas kertas ya. Kalau behavior sistemnya tidak berubah, seperti itu kira-kira. Kemudian saya perbaiki iklim investasi,” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat (20/2).

Untuk memperkuat iklim investasi, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Debottlenecking guna mengurai berbagai hambatan usaha. Hingga saat ini, sebanyak 44 kasus telah berhasil diselesaikan. Pemerintah menargetkan sebagian besar kendala yang menghambat dunia usaha dapat dibereskan dalam waktu satu tahun ke depan.

“Saya yakin dalam setahun sudah hilang sebagian besar masalah yang mengganggu para pengusaha di Indonesia,” tegasnya.

Di sisi lain, pengawasan terhadap barang ilegal yang masuk ke pasar domestik juga diperketat demi melindungi industri dalam negeri. Pemerintah pun memastikan stimulus fiskal tetap digulirkan untuk menjaga daya beli masyarakat, termasuk alokasi Rp55 triliun untuk dukungan kebutuhan Lebaran serta pembayaran Gaji ke-13.

Menutup pernyataannya, Purbaya menegaskan bahwa ekonomi Indonesia saat ini memasuki fase ekspansi yang diproyeksikan berlangsung hingga 2030–2033.

“Jadi masyarakat tidak usah khawatir, kita sedang membawa ekonomi Indonesia ke arah menuju Indonesia Emas,” tandasnya.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here