Home Internasional Bugatti Masuki Bisnis Properti, Bangun Menara Hunian Mewah di Dubai

Bugatti Masuki Bisnis Properti, Bangun Menara Hunian Mewah di Dubai

64
0
SHARE
Bugatti Masuki Bisnis Properti, Bangun Menara Hunian Mewah di Dubai

Keterangan Gambar : Pembangunan Gedung Bugatti (Dok : BBC)

DUBAI - Produsen mobil mewah asal Prancis, Bugatti, resmi memasuki sektor properti dengan membangun menara hunian pertamanya di Dubai, Uni Emirat Arab. Proyek ini menandai langkah baru Bugatti di luar industri otomotif, dengan menyasar pasar hunian super mewah untuk kalangan ultra-kaya.

Menara bertajuk Bugatti Residences by Binghatti tersebut dibangun setinggi 43 lantai bekerja sama dengan pengembang lokal, Binghatti Properties. Harga unit apartemen termurah mencapai 5,2 juta dolar AS, sementara unit penthouse dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi.

Salah satu fasilitas yang ditawarkan adalah lift pribadi untuk mobil, sehingga pemilik dapat memarkir kendaraannya langsung di dalam apartemen. Konsep ini ditujukan untuk memberikan pengalaman tinggal yang selaras dengan citra Bugatti sebagai merek otomotif premium.

Ketua Binghatti Properties, Muhammed BinGhatti, menyebut hunian bermerek memberi nilai tambah bagi konsumen yang memiliki loyalitas tinggi terhadap suatu merek. Menurutnya, pembeli tidak hanya mencari tempat tinggal, tetapi juga pengalaman gaya hidup yang melekat pada identitas merek tersebut.

Tren hunian bermerek saat ini mengalami pertumbuhan pesat secara global. Laporan perusahaan properti Knight Frank mencatat jumlah proyek hunian bermerek meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir dan diperkirakan terus bertambah hingga 2030.

Dubai menjadi salah satu kota dengan perkembangan hunian bermerek tercepat, didorong oleh masuknya investor dan individu kaya dari berbagai negara, serta kebijakan pajak yang relatif rendah dibandingkan kota-kota besar lain di dunia.

Selain Bugatti, sejumlah merek mewah lain juga mengembangkan proyek serupa, seperti Porsche, Aston Martin, Jacob & Co, serta rumah mode Fendi dan Missoni. Hunian bermerek umumnya dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan properti mewah non-merek, karena menawarkan desain eksklusif, layanan khusus, dan identitas merek yang kuat.

Para pengamat menilai, ekspansi merek mewah ke sektor properti merupakan strategi diversifikasi bisnis sekaligus upaya memperkuat citra eksklusif di kalangan konsumen kelas atas.

 

(dfs)

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here