CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Skywalk Tegar Beriman bukan sekadar fasilitas penyeberangan maupun landmark baru Kabupaten Bogor. Kehadirannya menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam menghadirkan infrastruktur yang bermanfaat, aman, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Rudy Susmanto saat melakukan soft opening Skywalk Tegar Beriman yang menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Kabogor Fest dalam peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Sabtu (30/5/2026).
Menurut Rudy, pembangunan Skywalk Tegar Beriman merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan PT Multi Adhi Perkasa. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh nyata keterlibatan sektor swasta dalam mendukung pembangunan fasilitas publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.
"Selain berfungsi sebagai sarana penyeberangan, Skywalk Tegar Beriman juga diharapkan menjadi ikon baru yang mempercantik wajah kawasan Tegar Beriman," ujar Rudy.
Ia menjelaskan, sejak tahap perencanaan, Pemkab Bogor memberikan perhatian khusus terhadap aspek aksesibilitas. Karena itu, desain skywalk dibuat ramah bagi penyandang disabilitas, pengguna kursi roda, hingga pesepeda.
"Kami hanya berpesan satu, desain yang utama harus dapat digunakan oleh saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Karena itu tersedia jalur yang ramah bagi pengguna kursi roda maupun pesepeda, sehingga fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat," jelasnya.
Meski telah dilakukan soft opening, Rudy menegaskan bahwa faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Ia meminta tim pelaksana melakukan pengecekan dan pengujian ulang terhadap seluruh struktur bangunan sebelum fasilitas tersebut digunakan secara penuh oleh masyarakat.
"Saya meminta tim pelaksana untuk memeriksa kembali struktur bangunan yang ada. Kami ingin memastikan seluruh material dan konstruksi telah diuji dengan baik sehingga ke depan aman digunakan oleh masyarakat," tegas Rudy.
Lebih lanjut, Rudy mengungkapkan bahwa kebutuhan infrastruktur serupa masih cukup banyak di berbagai wilayah Kabupaten Bogor. Namun, di tengah banyaknya program prioritas pembangunan, pemerintah daerah terus mendorong model pembangunan yang tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.
"Kita ingin pembangunan tidak sepenuhnya menggunakan APBD. Kita ingin ada kolaborasi dari seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor," katanya.
Rudy berharap kehadiran Skywalk Tegar Beriman dapat menjadi contoh keberhasilan kolaborasi multipihak dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat. Selain menjadi sarana penyeberangan yang aman dan nyaman, skywalk tersebut juga diharapkan menjadi simbol komitmen Kabupaten Bogor dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


.png)







.png)
LEAVE A REPLY