Home Seputar Bogor Karang Taruna Nanggung Gelar Sekolah Advokasi, Antam Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Pemuda

Karang Taruna Nanggung Gelar Sekolah Advokasi, Antam Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Pemuda

59
0
Berita ini dibaca 59 kali
👥Pengunjung hari ini 300
📊Total pengunjung 25,145
Sedang online 5
SHARE
Karang Taruna Nanggung Gelar Sekolah Advokasi, Antam Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Pemuda

Keterangan Gambar : Dok/Portalbogor.co.id

NANGGUNG – Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menggelar Sekolah Advokasi dengan tema Membangun Pemuda yang Kritis, Konstruktif, dan Solutif di Aula GOR Kecamatan Nanggung, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya meningkatkan kapasitas generasi muda dalam memahami dan merespons berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Puluhan pelajar dan pemuda mengikuti kegiatan tersebut dengan pembekalan materi yang mencakup tiga bidang utama, yakni pendidikan, kesehatan, dan hukum. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan kepedulian sosial, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Pembukaan Sekolah Advokasi dilakukan oleh jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Nanggung bersama CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Nanggung, Hamdan Yuafi, mengatakan Sekolah Advokasi merupakan hasil kolaborasi Karang Taruna Kecamatan Nanggung dengan Karang Taruna Kabupaten Bogor untuk menyediakan ruang pembelajaran dan pengembangan potensi pemuda.

Menurutnya, generasi muda saat ini menghadapi beragam tantangan, mulai dari kenakalan remaja hingga persoalan kekerasan, pendidikan, kesehatan, dan hukum. Karena itu, diperlukan ruang edukasi yang dapat mendorong pemuda lebih memahami persoalan di sekitarnya sekaligus berani mengambil peran dalam mencari solusi.

“Tentunya kegiatan ini merupakan kolaborasi Katar Kecamatan Nanggung bersama Katar Kabupaten Bogor untuk mewadahi ruang generasi muda, karena hari ini tantangan kita sangatlah besar, mulai dari kenakalan remaja, kekerasan, apalagi yang berkaitan dengan hukum, pendidikan, dan kesehatan,” ujar Hamdan.

Pria yang akrab disapa Bung Tole itu menegaskan, Karang Taruna Kecamatan Nanggung berkomitmen untuk terus mengembangkan minat, bakat, dan potensi generasi muda melalui berbagai program peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Kami Katar Nanggung berkomitmen dan konsisten untuk selalu menyuarakan serta mengembangkan minat, bakat, dan potensi yang ada di Kecamatan Nanggung melalui potensi sumber daya yang dimiliki,” katanya.

Hamdan juga mengingatkan bahwa pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan masa depan wilayahnya. Oleh sebab itu, ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan sosial.

“Kita adalah generasi perubahan. Masa depan Kecamatan Nanggung ada di genggaman para pemuda,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat harus menjadi bagian dari karakter generasi muda agar perubahan positif dapat diwujudkan secara bersama-sama.

“Kita harus peduli terhadap lingkungan kita, terhadap diri kita, dan terhadap orang-orang di sekitar kita. Kalau bukan oleh pemuda, mau sama siapa lagi,” pesannya.

Sementara itu, CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, mengapresiasi pelaksanaan Sekolah Advokasi yang dinilainya penting untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.

Menurut Arif, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting agar pemuda Kecamatan Nanggung mampu berkembang dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kegiatan hari ini tepat sekali dilakukan untuk menyiapkan generasi yang akan datang. Mungkin lima atau sepuluh tahun ke depan, adik-adik yang berdiri di sini akan menggantikan kami,” ujarnya.

Arif menyampaikan bahwa PT Antam UBPE Pongkor telah memprioritaskan warga Kecamatan Nanggung dalam pemenuhan kebutuhan tenaga kerja perusahaan. Karena itu, peningkatan keterampilan dan kapasitas pemuda menjadi hal yang perlu terus didorong.

“Tenaga kerja perusahaan kami dari PT Antam sudah memprioritaskan warga Kecamatan Nanggung,” tuturnya.

Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan Karang Taruna, khususnya dalam program pengembangan pemuda yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

“Bila perlu Karang Taruna datang ke Antam, pintu kami terbuka. Apalagi untuk program-program pengembangan pemuda,” katanya.

Selain pengembangan sumber daya manusia, Arif menyatakan PT Antam siap memperkuat kolaborasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), terutama pada bidang pendidikan dan kesehatan.

Melalui Sekolah Advokasi ini, Karang Taruna Kecamatan Nanggung diharapkan dapat terus memperluas ruang pembelajaran bagi generasi muda. Sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dan dunia usaha juga diharapkan mampu melahirkan pemuda yang kritis dalam melihat persoalan, konstruktif dalam menyampaikan aspirasi, serta solutif dalam mendorong perubahan di tengah masyarakat.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here