Home Ekonomi Dedie Rachim Lihat Peluang Besar Kendaraan Listrik, Kota Hijau Jadi Pasar Potensial

Dedie Rachim Lihat Peluang Besar Kendaraan Listrik, Kota Hijau Jadi Pasar Potensial

24
0
Berita ini dibaca 24 kali
👥Pengunjung hari ini 269
📊Total pengunjung 24,250
Sedang online 7
SHARE
Dedie Rachim Lihat Peluang Besar Kendaraan Listrik, Kota Hijau Jadi Pasar Potensial

Keterangan Gambar : Dok/Kotabogor.go.id

KOTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melihat pengembangan kendaraan listrik sebagai peluang besar dalam mendorong transformasi transportasi ramah lingkungan sekaligus mempercepat terwujudnya konsep kota hijau atau green city.

Peralihan penggunaan energi fosil menuju energi baru terbarukan dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan emisi dan polusi udara, sekaligus membuka peluang pertumbuhan industri otomotif berbasis energi bersih di Indonesia.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan Indonesia memiliki kesempatan besar untuk mengembangkan industri manufaktur kendaraan angkutan berbasis energi listrik. Peluang tersebut mencakup kendaraan penumpang, angkutan barang, hingga kendaraan logistik.

Hal itu disampaikan Dedie saat menghadiri Brand Launching Forlans – Truk dan Pick Up Listrik (BEV) di Kantor Nusantara TV, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

"Hari ini kita melihat ada sebuah kesempatan besar bagi Indonesia untuk membangun manufaktur kendaraan angkutan, terutama angkutan penumpang, angkutan barang, maupun angkutan logistik, dari yang sebelumnya menggunakan energi fosil menjadi kendaraan listrik," ujar Dedie.

Menurutnya, kebutuhan terhadap kendaraan ramah lingkungan akan terus meningkat seiring dengan komitmen berbagai daerah di Indonesia dalam membangun kawasan perkotaan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Dedie menilai, momentum tersebut harus dimanfaatkan oleh industri manufaktur kendaraan listrik untuk memperluas pasar dan menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan transportasi masyarakat.

"Semua kota di Indonesia berkeinginan untuk menjadikan kotanya sebagai kota hijau atau green city. Apabila manufaktur kendaraan listrik ini bisa mengambil kesempatan pada momentum yang tepat, tentu kebutuhannya akan sangat besar. Ke depan, peluang untuk menurunkan emisi dan polusi udara juga semakin terbuka," jelasnya.

Ia pun mendorong para produsen kendaraan, termasuk kendaraan niaga, agar segera menangkap peluang pasar tersebut dengan menghadirkan berbagai produk kendaraan listrik yang dapat memenuhi kebutuhan angkutan penumpang maupun barang.

"Ini bisa diambil oleh para produsen kendaraan niaga, baik untuk kebutuhan angkutan penumpang maupun barang, dengan segera memasarkan produk-produknya sesuai dengan momentum dan kebutuhan pasar," katanya.

Lebih lanjut, Dedie menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik bukan sekadar peluang bisnis bagi industri otomotif nasional. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong sistem transportasi yang efisien, rendah emisi, dan mendukung pembangunan perkotaan berkelanjutan.

Dengan semakin berkembangnya teknologi dan industri kendaraan listrik, peluang untuk menghadirkan lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan sehat juga semakin terbuka.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here