Home Seputar Bogor Pemkab Bogor Genjot Penyelesaian 10.000 Rumah Layak Huni di Bawah Komando Bupati Rudy Susmanto

Pemkab Bogor Genjot Penyelesaian 10.000 Rumah Layak Huni di Bawah Komando Bupati Rudy Susmanto

39
0
Berita ini dibaca 39 kali
👥Pengunjung hari ini 300
📊Total pengunjung 25,145
Sedang online 3
SHARE
Pemkab Bogor Genjot Penyelesaian 10.000 Rumah Layak Huni di Bawah Komando Bupati Rudy Susmanto

Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor

Cibinong - Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto mengintensifkan kolaborasi dengan berbagai instansi terkait guna merampungkan pengerjaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau renovasi rumah.

Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan strategis bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia yang berlangsung di Ruang Soekarno-Hatta, Cibinong, pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana untuk meninjau capaian kerja, memetakan hambatan teknis, serta meningkatkan kerja sama antarsektor agar warga penerima bisa segera menempati tempat tinggal yang memenuhi standar.

Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto serta jajaran Kementerian PKP atas mandat dan kuota sepuluh ribu unit perbaikan tempat tinggal yang dipercayakan kepada wilayahnya untuk tahun 2026.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian PKP atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Bogor. Ini adalah amanah yang harus kita tuntaskan bersama agar masyarakat segera merasakan manfaatnya dan memiliki hunian yang layak," tutur Rudy.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif semua unsur, mulai dari aparat birokrasi daerah, tingkat kecamatan, petugas pendamping, hingga operator di lokasi pembangunan demi kelancaran program.

Kesiapan Pemkab Bogor untuk mengawal penuntasan proyek BSPS tersebut dipastikan berlangsung hingga penghujung tahun 2026 agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Pada kesempatan yang sama, utusan Kementerian PKP RI, Sarmentua Sinaga, memaparkan bahwa kuota yang diterima Kabupaten Bogor mengalami lonjakan tajam apabila dibandingkan dengan data tahun 2025 yang hanya mencapai 1.346 unit.

Tambahan kuota tersebut mencerminkan besarnya perhatian pemerintah pusat dalam mengatasi persoalan bangunan yang belum memenuhi standar kesehatan dan keselamatan di kawasan tersebut.

Data dari Kementerian PKP menunjukkan bahwa per tanggal 23 Oktober 2026, sejumlah 7.087 unit telah mendapatkan pengesahan lewat Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen serta dana bantuannya sudah ditransfer ke masing-masing rekening penerima.

Meskipun demikian, pembangunan fisik di lapangan masih memerlukan dorongan agar lekas rampung, mengingat sebagian warga masih dalam tahap konstruksi dan pengiriman logistik bahan bangunan.

Selain menyediakan tempat tinggal yang lebih baik, pihak kementerian turut menggarisbawahi bahwa kegiatan ini dirancang untuk menstimulasi perekonomian setempat melalui pelibatan warga lokal, para pekerja bangunan, serta pedagang material.

Oleh karena itu, penyelesaian konstruksi yang tepat waktu serta pengawasan terpadu sangat diandalkan agar dampak positif program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh warga.

Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 25/10/2026.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here