Home Seputar Bogor Rudy Susmanto Percepat Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Bogor Barat dan Timur

Rudy Susmanto Percepat Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Bogor Barat dan Timur

70
0
SHARE
Rudy Susmanto Percepat Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Bogor Barat dan Timur

Keterangan Gambar : Dok/Bogorkab.go.id

CIBINONG — Bupati Bogor, Rudy Susmanto menerima silaturahmi dan audiensi bersama Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur guna membahas progres pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tersebut.

Dalam pertemuan itu, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Pemkab Bogor bersama DPRD telah menyusun tahapan pembangunan secara bertahap mulai tahun 2025, pelaksanaan program pada 2026, hingga proyeksi pengembangan kawasan pada 2027.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal pembiayaan dan program, tetapi bagaimana seluruh masyarakat bersama-sama membersamai program pemerintah. Program yang kami siapkan sepenuhnya merupakan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.

Menurut Rudy, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Bogor akan memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah timur dan barat sebagai penopang pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Untuk wilayah timur, proses land clearing kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur telah selesai dilakukan. Pemerintah juga akan menuntaskan pembangunan Jalan Transyogi menuju Sukaresmi setelah anggarannya disetujui DPRD Kabupaten Bogor.

Sementara di wilayah barat, fokus pembangunan diarahkan pada penguatan konektivitas wilayah dan dukungan terhadap program strategis nasional. Sejumlah proyek prioritas yang akan dijalankan di antaranya pembangunan Sport Center Rancabungur, groundbreaking fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada Juni mendatang, hingga penuntasan sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

Rudy menegaskan, konsep pembangunan yang dijalankan Pemkab Bogor bukanlah pemekaran wilayah, melainkan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru guna mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat di tengah moratorium pemekaran daerah dari pemerintah pusat.

“Kami tidak berbicara pemekaran wilayah. Kami mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Karena itu konsepnya adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat dan wilayah timur, agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat,” jelas Rudy.

Ia menambahkan, Kabupaten Bogor telah dua kali mengalami pemekaran wilayah menjadi Kota Bogor dan Kota Depok. Namun hingga kini Kabupaten Bogor tetap menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia.

Karena itu, kata Rudy, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pemerataan pembangunan melalui kolaborasi bersama masyarakat.

Adapun pusat pertumbuhan ekonomi wilayah timur direncanakan berada di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Sedangkan pusat pertumbuhan ekonomi wilayah barat direncanakan berada di Kecamatan Cibungbulang di atas lahan milik PTPN yang saat ini masih dalam proses administrasi penyelesaian lahan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Selain itu, Rudy juga memastikan progres pembangunan Jalan Rancabungur–Leuwiliang terus berjalan. Penetapan lokasi dan appraisal telah selesai dilakukan dan saat ini Pemkab Bogor bersama BPN tengah menindaklanjuti tahapan berikutnya.

“Kami membangun Bogor dengan semangat kebersamaan. Dukungan terbesar pembangunan Kabupaten Bogor adalah dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tutup Rudy Susmanto.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here