Cigudeg – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan kompensasi bagi masyarakat Bogor bagian Barat yang terdampak penutupan sementara operasional tambang akan dibayarkan pada pekan depan.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, usai menemui massa aksi di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026).
“Pertemuan hari ini akan saya tindaklanjuti. Insyaallah minggu depan beres,” ujar Rudy di hadapan para demonstran.
Rudy menjelaskan, saat ini Pemkab Bogor terus menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terkait realisasi kompensasi bagi warga terdampak. Pemprov Jabar sebelumnya menjanjikan bantuan sebesar Rp3 juta per bulan untuk setiap warga terdampak penutupan tambang.
“Kami Pemkab Bogor tidak diam. Kami terus berulang kali membangun komunikasi dengan Pemprov Jawa Barat,” jelasnya.
Menurut Rudy, keterlambatan pencairan bukan disebabkan oleh ketidaksiapan Pemprov Jabar, melainkan kendala teknis dan komunikasi yang belum tersampaikan secara menyeluruh ke masyarakat.
“Ini hanya persoalan komunikasi yang tidak sampai ke bawah. Saya mewakili Pemkab Bogor dan Pemerintah Kecamatan Cigudeg menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat,” ungkap Rudy.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab atas kondisi tersebut berada di pundak pimpinan daerah.
“Baik dan buruknya Kabupaten Bogor adalah tanggung jawab saya dan Pak Jaro Ade,” tegasnya.
Rudy menargetkan pencairan kompensasi akan dilakukan paling cepat pada Rabu pekan depan dan paling lambat Kamis pekan depan oleh Pemprov Jawa Barat.









.png)
.png)
.png)
LEAVE A REPLY