Home Seputar Bogor Dennis Lim Apresiasi Rudy Susmanto, Awali Kepemimpinan dengan Bangun Masjid

Dennis Lim Apresiasi Rudy Susmanto, Awali Kepemimpinan dengan Bangun Masjid

Tausiyah Tabligh Akbar di Masjid Nurul Wathon, Dai Muda Soroti Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban dan Penguatan Iman di Awal Kepemimpinan Bupati Bogor

21
0
SHARE
Dennis Lim Apresiasi Rudy Susmanto, Awali Kepemimpinan dengan Bangun Masjid

CIBINONG – Dai muda Dennis Lim mengisi tausiyah dalam tabligh akbar bertajuk “Ramadhan Healing Hati, Tenangkan Jiwa” di Masjid Nurul Wathon, Ahad (22/2). Dalam kunjungan perdananya ke masjid tersebut, ia menyampaikan apresiasi kepada Rudy Susmanto atas komitmennya membangun masjid di awal masa kepemimpinannya sebagai Bupati Bogor.

Dalam tausiyahnya, Dennis Lim menegaskan bahwa masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan pusat peradaban dan pembinaan umat. Ia menilai langkah Bupati Bogor yang memprioritaskan pembangunan masjid sebagai keputusan yang sarat nilai dan makna.

“Peradaban itu dimulai dari masjid. Kita tahu ketika Nabi Muhammad SAW hijrah, yang pertama kali dibangun adalah masjid. Di Kabupaten Bogor pun demikian, ketika Pak Bupati Rudy mulai menjabat, yang dibangun terlebih dahulu adalah masjid,” ujar Dennis Lim di hadapan ratusan jamaah.

Ia mengaku terkesan dengan suasana Masjid Nurul Wathon yang dinilai makmur, nyaman, dan dipenuhi jamaah yang antusias mengikuti kajian. Menurutnya, kemakmuran masjid menjadi indikator hidupnya nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, masjidnya makmur, jamaahnya antusias, dan nyaman untuk belajar. Semoga menjadi pahala jariyah bagi semua yang terlibat dalam membangun dan memakmurkan masjid ini,” tuturnya.

Dennis Lim juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadhan sebagai sarana healing hati dan penguatan iman. Ia mengingatkan bahwa kesempatan bertemu Ramadhan adalah nikmat besar yang tidak semua orang dapatkan.

Menurutnya, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Masjid, kata dia, harus menjadi pusat aktivitas spiritual, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Apresiasi tersebut menjadi dorongan moral bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan karakter. Komitmen menghadirkan ruang ibadah yang representatif diharapkan mampu memperkuat karakter religius masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sosial berkelanjutan di Kabupaten Bogor.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here