Home Seputar Bogor Musrenbang Dramaga 2027: Jaro Ade Tekankan Soliditas Desa dan Transparansi Anggaran

Musrenbang Dramaga 2027: Jaro Ade Tekankan Soliditas Desa dan Transparansi Anggaran

Musrenbang

34
0
SHARE
Musrenbang Dramaga 2027: Jaro Ade Tekankan Soliditas Desa dan Transparansi Anggaran

Keterangan Gambar : Dok/Bogortoday

Dramaga -  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Dramaga membahas Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Dramaga pada Kamis (29/1/2026) dan dihadiri Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi (Jaro Ade), Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor H. Wasto S Hut, M.Pd, unsur Forkopimcam Dramaga, perwakilan dinas terkait, para kepala UPT, kepala desa se-Kecamatan Dramaga beserta Ketua TP PKK Desa, Ketua TP PKK Kecamatan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi menegaskan pentingnya kekompakan antara kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sebagai pilar utama menjaga keamanan dan kelancaran program pembangunan di tingkat desa. Menurutnya, soliditas tiga unsur tersebut akan mempermudah pelaksanaan program pemerintah pusat maupun daerah hingga ke masyarakat.

“Ketika kepala desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas kompak, desa akan aman. Program pemerintah pusat, Asta Cita Presiden Prabowo, serta visi misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor otomatis bisa dijalankan dengan baik,” ujarnya.

Selain menyoroti aspek keamanan dan sinergi, Jaro Ade juga menyinggung adanya pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Ia meminta para kepala desa untuk lebih aktif menggali potensi pendapatan daerah, khususnya melalui optimalisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), guna menopang kebutuhan pembiayaan pembangunan yang mulai terbatas.

Tak hanya itu, desa juga didorong untuk berinovasi dalam menciptakan peluang usaha dan sumber pendapatan baru agar ke depan mampu lebih mandiri secara ekonomi.

Wakil Bupati Bogor turut menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan keuangan desa guna mencegah munculnya prasangka negatif di tengah masyarakat. Ia meminta seluruh pemerintah desa terbuka dalam menyampaikan informasi terkait pemasukan dan pengeluaran anggaran, termasuk melalui media sosial resmi desa.

“Berapa total anggaran yang diterima desa dan digunakan untuk apa saja harus diumumkan secara transparan,” tegasnya

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here