
Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menggelar aksi bagi-bagi buah dan sayur tanpa dipungut biaya kepada warga sebagai bagian dari perayaan Hari Pangan Sedunia Tahun 2026. Berdasarkan instruksi Bupati Bogor, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) memprakarsai langkah ini di Alun-alun Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Ahad (25/10), guna menguatkan ketahanan pangan tingkat rumah tangga sekaligus mengampanyekan asupan bernutrisi.
Andri Hadian selaku Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Pangan Sedunia. Tema yang diusung dalam acara itu adalah Berinovasi Hari Ini, Sehat Dan Tangguh Di Masa Depan Melalui Pangan Lokal Untuk Kabupaten Bogor Yang Istimewa Dan Gemilang.
Menurut Andri, inisiatif ini dimaksudkan untuk menggugah kesadaran publik agar lebih peduli terhadap asupan nutrisi keluarga dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran. Fondasi ketahanan pangan, imbuhnya, wajib dibangun mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga.
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar upaya pemerintah mendekatkan bahan pangan ke tengah masyarakat, melainkan sarana penyuluhan mengenai penerapan prinsip konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).
Pihaknya juga mengimbau warga agar memaksimalkan pemanfaatan berbagai komoditas pangan lokal di sekitar tempat tinggal sebagai pilihan pemenuhan nutrisi harian.
Disamping membagikan produk hortikultura secara cuma-cuma, Pemkab Bogor turut menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM). Pelaksanaan program ini dimaksudkan agar warga bisa mendapatkan berbagai barang kebutuhan pokok dengan tarif yang lebih ekonomis, sekaligus menjaga kestabilan harga serta ketersediaan stok pangan di wilayah Kabupaten Bogor.
Rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 ini turut dimeriahkan oleh beragam agenda informatif, seperti pameran stan Kelompok Wanita Tani (KWT), peragaan memasak, serta gelar wicara tentang pemanfaatan bahan pangan lokal alternatif non beras dan non terigu. Sejumlah narasumber dihadirkan dari Badan Pangan Nasional, DKPP Provinsi Jawa Barat, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Tidak terbatas pada isu ketahanan pangan semata, acara tersebut juga menyediakan aneka layanan publik dari berbagai instansi daerah. Beberapa di antaranya meliputi pengurusan administrasi kependudukan, cek kesehatan cuma-cuma, layanan perpustakaan keliling, program dari Dinas Perikanan, hingga bantuan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang difasilitasi oleh DPMPTSP Kabupaten Bogor.
Tingginya animo warga terlihat jelas dalam perhelatan tersebut. Lokasi acara yang dipadukan dengan agenda Car Free Day (CFD) dinilai efektif menarik kehadiran masyarakat yang sedang menghabiskan waktu di area Alun-alun Kabupaten Bogor.
Lewat peringatan Hari Pangan Sedunia ini, Pemkab Bogor berkomitmen untuk terus menggalakkan konsumsi makanan bernutrisi, memastikan harga sembako tetap terjangkau, serta mendayagunakan potensi pangan lokal. Seluruh langkah tersebut diyakini mampu memperkokoh ketahanan pangan keluarga dan wilayah demi tercapainya cita-cita Kabupaten Bogor Istimewa dan Gemilang.
Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 25/10/2026.







LEAVE A REPLY