
Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan bahwa kerja sama erat antara instansi pemerintah dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta memegang peranan vital untuk menaikkan mutu Sumber Daya Manusia serta menuntaskan berbagai kendala di sektor pendidikan, terutama persoalan anak yang tidak melanjutkan sekolah di daerah tersebut.
Pernyataan itu diutarakan oleh Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika ketika membuka Rapat Kerja DPW BMPS Provinsi Jawa Barat yang berlangsung di Yayasan Al-Madinah, Cibinong, pada hari Sabtu, 24 Oktober, atas instruksi langsung dari Bupati Bogor.
Dalam sambutannya mewakili Bupati, Sekda Ajat memaparkan bahwa beban pembangunan di Kabupaten Bogor tergolong berat mengingat luasnya teritori yang mencakup 40 kecamatan, 416 desa, serta 19 kelurahan, ditambah populasi penduduk mencapai kurang lebih 6 juta jiwa yang menjadikannya kabupaten berpenduduk terbanyak se-Indonesia.
Berdasarkan kondisi tersebut, Ajat menegaskan bahwa pihak eksekutif tidak mungkin bekerja sendiri, sehingga keterlibatan institusi pendidikan swasta di bawah koordinasi BMPS sangat esensial dalam mendongkrak kualitas SDM serta mengatasi permasalahan putus sekolah.
Lebih lanjut, Ajat menerangkan bahwa statistik anak putus sekolah di Kabupaten Bogor mulai memperlihatkan perbaikan ke arah yang positif, di mana pemerintah daerah bersama para pihak terkait terus menggenjot penanggulangannya lewat pemaksimalan fungsi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat serta sinkronisasi data terkait sebaran sekolah swasta dengan daerah-daerah yang menjadi kantong anak tidak bersekolah.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap proses intervensi bisa berlangsung lebih cepat dan tepat sasaran, sehingga makin banyak warga yang bisa menikmati akses mengenyam pendidikan.
Di samping itu, Pemkab Bogor juga menaruh harapan besar agar agenda kerja yang dirumuskan oleh BMPS dalam rapat ini dapat bersinergi selaras dengan visi serta misi pemerintah, sehingga berbagai persoalan dunia pendidikan dapat diatasi bersama secara berkesinambungan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW BMPS Provinsi Jawa Barat, H. R. Agus Sriyanta, menekankan besarnya andil institusi pendidikan swasta dalam memajukan kualitas insani, yang mana dedikasi tersebut selayaknya diimbangi dengan sokongan serta perhatian dari pihak pemerintah.
Menurutnya, kehadiran pengelola pendidikan swasta mempunyai fungsi strategis dalam mencerdaskan bangsa, sehingga ia mengajak seluruh jajaran pengurus BMPS untuk terus merapatkan barisan, merawat komitmen, dan aktif menyumbangkan ide demi kemajuan dunia pendidikan.
Sementara itu, Ketua BMPS Kabupaten Bogor, Usep Nukliri, turut menyoroti dominasi sekolah swasta yang menjadi tulang punggung lanskap pendidikan lokal sekaligus penopang utama naiknya indeks pembangunan manusia di wilayah itu.
Pihaknya menyampaikan apresiasi atas alokasi anggaran dan hibah program dari pemda, yang diwujudkan lewat peningkatan kompetensi ribuan guru honorer serta penyaluran bantuan pendidikan guna meringankan beban warga.
Usep memastikan bahwa BMPS siap terus bergandengan tangan dengan Pemkab Bogor, sebab sokongan yang konsisten dari seluruh elemen diyakini mampu mewujudkan layanan pendidikan swasta yang kian merata dan bermutu tinggi bagi publik.
Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 24/10/2026.







LEAVE A REPLY