Home Seputar Bogor Pemkab Bogor Gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak 2026 Guna Jaga Warisan Budaya Sunda

Pemkab Bogor Gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak 2026 Guna Jaga Warisan Budaya Sunda

37
0
Berita ini dibaca 37 kali
👥Pengunjung hari ini 314
📊Total pengunjung 25,159
Sedang online 2
SHARE
Pemkab Bogor Gelar Pasanggiri Tari Jaipong Rampak 2026 Guna Jaga Warisan Budaya Sunda

Keterangan Gambar : Foto: Portal Resmi Kabupaten Bogor

Berdasarkan instruksi Bupati Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor secara konsisten mewujudkan dedikasi dalam merawat kesenian lokal lewat ajang Pasanggiri Tari Jaipong Rampak. Acara yang dihelat untuk memeriahkan Hari Kebudayaan Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026 tersebut bertempat di Gedung Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, pada hari Sabtu, 17/10.

Ajang ini difungsikan sebagai wadah berekspresi, berkreasi, dan memberikan penghargaan bagi para pegiat seni serta kaum muda agar seni tari tradisional Sunda tetap lestari. Budaya dipandang bukan sekadar peninggalan zaman dulu, melainkan ciri khas bangsa yang wajib dipelihara dan diturunkan kepada penerus bangsa.

Titi Sugiarti selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor menjelaskan bahwa agenda tersebut merupakan langkah nyata pemda dalam merawat, memajukan, dan meneruskan kebudayaan kepada generasi penerus. Terlebih lagi, tahun 2026 menandai perayaan perdana Hari Kebudayaan di Kabupaten Bogor yang mengikutsertakan warga serta para pegiat seni.

Dalam keterangannya, Titi menyatakan bahwa Pasanggiri Tari Jaipong Rampak diadakan guna menyediakan fasilitas bagi para seniman, kelompok tari, dan anak muda dalam menyalurkan daya cipta, mengasah potensi, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap kebudayaan Sunda di wilayah Kabupaten Bogor.

Lebib lanjut, Titi menyampaikan penghargaan kepada seluruh kontestan serta sanggar seni yang sudah ambil bagian dan menampilkan aksi maksimal. Dirinya menaruh harapan agar acara ini tidak sekadar menjadi perlombaan, melainkan sarana edukasi, peningkatan bakat, dan pembinaan moral anak muda.

Pesan khusus juga disampaikan kepada para peserta, utamanya anak-anak dan generasi muda, agar senantiasa berlatih, mengasah bakat, serta tidak merasa canggung untuk mencintai dan mementaskan kesenian tradisional.

Ia menambahkan bahwa menang ataupun kalah bukanlah satu-satunya orientasi utama, sebab hal yang jauh lebih krusial adalah komitmen bersama dalam mempertahankan eksistensi kebudayaan agar terus hidup dan dikenali oleh masa depan.

Keberhasilan pelaksanaan acara tersebut, tegas Titi, bersumber dari bimbingan serta backing penuh dari Bupati Bogor Rudy Susmanto serta Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi dalam memajukan kebudayaan melalui sinergi lintas instansi dan masyarakat.

Lewat perhelatan ini, Pemkab Bogor menaruh asa agar seni tari tradisional, khususnya Jaipong, semakin populer, digemari, dan terus eksis sebagai elemen kekayaan budaya lokal serta identitas warga Kabupaten Bogor.

Sumber berita: Portal Resmi Kabupaten Bogor — 17/10/2026.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here