Home Ekonomi Syariah Transaksi Digital Diprediksi Melonjak 24%, BSI Perkuat BYOND dan Siapkan Likuiditas Rp45 Triliun

Transaksi Digital Diprediksi Melonjak 24%, BSI Perkuat BYOND dan Siapkan Likuiditas Rp45 Triliun

Hadapi Lonjakan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H, BSI Optimalkan E-Channel, 126 Ribu Agen, dan 6.000 ATM/CRM di Seluruh Indonesia

16
0
SHARE
Transaksi Digital Diprediksi Melonjak 24%, BSI Perkuat BYOND dan Siapkan Likuiditas Rp45 Triliun

Keterangan Gambar : Dok/Bankbsi.co.id

Jakarta, 2 Maret 2026 – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendorong nasabah mengedepankan transaksi digital (digital first) selama momentum Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Menghadapi potensi lonjakan transaksi menjelang Lebaran, perseroan memperkuat seluruh layanan e-channel, khususnya superapps BYOND by BSI sebagai kanal utama transaksi masyarakat.

Selama periode Ramadhan dan Idulfitri, rata-rata peningkatan transaksi melalui e-channel BSI tercatat naik sekitar 24 persen secara month to month (mtm).

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, tren menunjukkan peningkatan signifikan pada layanan digital, terutama untuk transaksi pembayaran, pembelian, transfer, hingga layanan ZISWAF.

“Momentum Lebaran selalu mendorong lonjakan transaksi di kanal digital. Karena itu, kami meningkatkan kapasitas sistem teknologi informasi, melakukan monitoring transaksi secara real time, dan memastikan seluruh e-channel beroperasi optimal agar nasabah dapat bertransaksi secara cepat, aman, dan nyaman,” ujarnya.

BSI mengoptimalkan layanan digital melalui BYOND by BSI yang menyediakan berbagai fitur khas perbankan syariah. Mulai dari tarik tunai tanpa kartu, transaksi ZISWAF, kalkulator zakat, informasi masjid terdekat dan arah kiblat, hingga layanan Bank Emas untuk pembelian emas dan transfer saldo emas (gramase) secara real time.

Selain itu, perseroan juga memperkuat layanan BSI QRIS, EDC merchant, BEWIZE, remitansi, serta BSI Call Center 14040 sebagai bagian dari ekosistem digital perusahaan.

Nasabah pun didorong memanfaatkan transaksi digital untuk berbagi kepada keluarga maupun berbelanja kebutuhan hari raya guna mengurangi penggunaan uang tunai. Untuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok, BSI mengintegrasikan layanan digital dengan jaringan fisik serta lebih dari 126 ribu BSI Agen di seluruh Indonesia yang melayani setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran, hingga pembelian kebutuhan harian.

Sebagai penopang layanan selama periode Lebaran, BSI juga menyiapkan kecukupan likuiditas sekitar Rp45 triliun guna mengantisipasi kebutuhan uang tunai masyarakat. Puncak transaksi diperkirakan terjadi pada H-7 Idulfitri. Dana tersebut akan didistribusikan melalui lebih dari 6.000 ATM/CRM serta 1.049 outlet kantor cabang di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, BSI turut berpartisipasi dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia hingga 15 Maret 2026. Dalam program ini, BSI menyediakan layanan penukaran uang di 178 titik serta layanan terpadu di 41 titik ruang publik.

Seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat, BSI juga mengimbau nasabah untuk waspada terhadap potensi penipuan dengan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi perusahaan, termasuk website resmi, media sosial resmi, serta layanan WhatsApp resmi BSI dan BSI Call 14040.

Dengan strategi digital-first yang terintegrasi dengan jaringan fisik, BSI menargetkan layanan transaksi masyarakat selama Lebaran tetap stabil, cepat, dan aman, seiring meningkatnya adopsi layanan keuangan digital di Tanah Air.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here