.png)
Keterangan Gambar : Dok/Kelurahan Pengasinan
Depok – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terlihat di lingkungan RW 12 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Angsana tampak bergembira saat memanen sayur kangkung hasil program pemanfaatan pekarangan yang selama ini mereka jalankan secara konsisten.
Panen tersebut menjadi bukti bahwa lahan terbatas di kawasan permukiman tetap dapat dimanfaatkan secara produktif untuk mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus memberdayakan perempuan di lingkungan masyarakat.
Lurah Pengasinan, Ari Andriana Wijaya mengatakan, kegiatan panen sayuran bukan sekadar aktivitas pertanian perkotaan biasa, tetapi juga bentuk nyata transformasi peran perempuan menjadi lebih produktif dan berdampak bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
“Panen sayuran bukan sekadar aktivitas pertanian perkotaan biasa, melainkan wujud pemberdayaan perempuan yang mentransformasi peran domestik menjadi peran produktif yang berdampak langsung pada ketahanan pangan keluarga,” ujarnya kepada media, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, keberadaan KWT Angsana tidak hanya menjadi tempat bercocok tanam, tetapi juga berkembang sebagai ruang interaksi sosial yang positif bagi kaum perempuan. Di lokasi tersebut, para anggota saling berbagi pengetahuan, memperkuat solidaritas, hingga menumbuhkan budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Ari menambahkan, aktivitas KWT Angsana sejalan dengan tujuan program Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang digagas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI dan diimplementasikan oleh warga RW 12 Pengasinan.
Melalui ruang bersama tersebut, perempuan diberikan kesempatan untuk berekspresi, berinovasi, dan memperluas jejaring sosial sehingga mampu meningkatkan rasa percaya diri dan martabat perempuan di ruang publik.
“Hasil panen sayuran hijau ini membuktikan bahwa dengan akses terhadap ruang dan sumber daya yang tepat, perempuan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan rumah tangga dan kemandirian pangan di tingkat kelurahan,” tegasnya.
Keberhasilan panen kangkung KWT Angsana diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lain untuk memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas di tengah lingkungan perkotaan.

.png)
.png)
.png)





.png)
1.png)
LEAVE A REPLY