Home Pendidikan Perkuat Tata Kelola Madrasah, Kemenag Bogor Gandeng Itjen RI Beri Pendampingan

Perkuat Tata Kelola Madrasah, Kemenag Bogor Gandeng Itjen RI Beri Pendampingan

58
0
SHARE
Perkuat Tata Kelola Madrasah, Kemenag Bogor Gandeng Itjen RI Beri Pendampingan

Keterangan Gambar : H. R. Enjat Mujiat (Kepala Kemenag Kab. Bogor)

BOGOR – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor, H. Raden Enjat Mujiat, menegaskan pentingnya tata kelola madrasah yang profesional, transparan, dan akuntabel sebagai fondasi dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pendampingan dan Penguatan Tata Kelola Manajemen Madrasah, Akuntabilitas Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan Dana Komite Madrasah yang berlangsung di MAN 1 Bogor, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah, Ketua Pokjawas Madrasah, para pengawas madrasah, Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI), Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs), Ketua Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA), kepala madrasah negeri, kepala tata usaha madrasah negeri, bendahara, serta unsur komite madrasah.

Dalam arahannya, H. Raden Enjat Mujiat menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang sangat luas dengan 40 kecamatan dan jumlah penduduk sekitar 5,7 juta jiwa. Kondisi tersebut menjadikan keberadaan madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Madrasah memiliki kedudukan yang sangat penting dalam mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Bogor. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus bekerja sama dan profesional dalam mengelola seluruh sumber daya yang dimiliki madrasah,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pengelolaan madrasah tidak hanya ditentukan oleh aspek akademik, tetapi juga kemampuan dalam mengelola sarana dan prasarana, anggaran, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, hingga peserta didik secara efektif dan akuntabel.

“Agar sukses mengelola madrasah, maka para pemangku kepentingan harus kompak serta profesional mengelola sumber daya yang ada mulai dari sarana prasarana, anggaran, para pendidik, peserta didik, dan lainnya,” katanya.

Kegiatan yang mendapat pendampingan langsung dari Tim Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada seluruh peserta mengenai tata kelola madrasah yang sesuai regulasi dan prinsip akuntabilitas.

Menurut Enjat, pendampingan ini menjadi instrumen penting untuk memperkuat kapasitas pengelola madrasah sekaligus mendukung lahirnya generasi emas Indonesia tahun 2045.

Ia pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal dengan aktif berdiskusi, bertanya, serta berkonsultasi terkait berbagai persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan madrasah.

“Kami berharap para peserta yang hadir aktif bertanya, menyampaikan pendapat, maupun berkonsultasi agar semakin memahami langkah mengelola madrasah dengan baik,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Enjat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Itjen Kemenag RI yang telah memberikan pendampingan dan penguatan tata kelola manajemen madrasah di Kabupaten Bogor.

Ia berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat semakin mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Bogor.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here