Home Nasional Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Targetkan Indonesia Bersih dan Indah dalam 2–3 Tahun

Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Targetkan Indonesia Bersih dan Indah dalam 2–3 Tahun

Prabowo Subianto

39
0
SHARE
Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Targetkan Indonesia Bersih dan Indah dalam 2–3 Tahun

Keterangan Gambar : Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Sentul, Bogor – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani persoalan sampah nasional secara serius, terintegrasi, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengumumkan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan layak huni di seluruh wilayah Indonesia.

Presiden menekankan bahwa kebersihan harus dimulai dari keteladanan aparatur pemerintah dan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar.

“Resik saya tanya artinya apa? Artinya bersih, tertib, dan sebagainya. Ini hanya suatu nama, tapi wujudnya semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah enggak apa-apa, pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan ribu orang bergerak, cepat itu,” ujar Presiden.

Presiden mengungkapkan bahwa persoalan sampah telah menjadi masalah krusial di hampir seluruh daerah. Berdasarkan proyeksi pemerintah, hampir semua Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Indonesia diperkirakan akan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada tahun 2028, bahkan bisa lebih cepat jika tidak ditangani serius.

“Sampah ini menjadi masalah. Diproyeksikan hampir semua TPA sampah akan mengalami overcapacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah akan segera memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota di Indonesia pada tahun ini. Proyek tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi.

Presiden juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menangani persoalan lingkungan.

“Sampah itu bencana, sampah itu penyakit. Kita akan berbuat, kita akan dukung Saudara-saudara. Ini 34 proyek, kita segera mulai. Begitu ada uang, kita arahkan ke sini juga. Bagaimana kita mau jual pariwisata kalau lingkungan kita jorok dan kotor,” katanya.

Selain pengelolaan sampah, Presiden Prabowo turut memperkenalkan gagasan proyek ‘gentengisasi’ untuk memperindah kawasan permukiman rakyat. Presiden menilai penggunaan atap seng secara masif membuat lingkungan menjadi panas, kurang estetis, dan cepat mengalami kerusakan.

“Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat. Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng,” ucap Presiden.

Presiden berharap dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia dapat berubah menjadi lebih bersih, indah, dan nyaman.

“Saya berharap dalam 2–3 tahun, Indonesia tidak akan kelihatan karat. Karat lambang degenerasi, bukan lambang kebangkitan. Indonesia bangkit, Indonesia harus kuat, Indonesia harus indah. Rakyat kita harus bahagia,” tandasnya.

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here