Ciampea — Pemerintah Kecamatan Ciampea bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur akibat bencana longsor di ruas Jalan Cikampak–Gunung Bunder STA 500, Desa Bojong Rangkas. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu.
Camat Ciampea, Pardi, mengatakan saat ini proses pengerukan tengah dilakukan di titik longsor guna mempercepat pemulihan akses jalan yang sempat terganggu.
“Perbaikan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Bogor agar penanganan infrastruktur terdampak bencana bisa dilakukan secara cepat, terpadu, dan melibatkan semua pihak,” ujarnya.
Menurut Pardi, percepatan penanganan ini merupakan hasil musyawarah bersama unsur Muspika, pemerintah desa, UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan, Dinas Perhubungan, serta melibatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat proses perbaikan, sejalan dengan instruksi Bupati Bogor yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan.
Pardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk masyarakat yang turut membantu secara sukarela.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Harapannya dalam waktu dekat akses jalan ini bisa kembali normal sehingga aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu,” katanya.
Sebelumnya, kondisi longsor sempat menghambat arus lalu lintas dan memaksa pengendara menggunakan jalur alternatif. Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Ciampea juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Ke depan, pemerintah kecamatan akan terus mendorong dukungan dari seluruh elemen guna memastikan perbaikan dapat diselesaikan secara optimal, sehingga mobilitas warga kembali lancar sesuai harapan.

.png)







.png)
.png)
1.png)
LEAVE A REPLY