Home Kesehatan Gemas Boleh, Asal Bersih! Pesan Penting Saat Interaksi dengan Bayi di Hari Raya

Gemas Boleh, Asal Bersih! Pesan Penting Saat Interaksi dengan Bayi di Hari Raya

15
0
SHARE
Gemas Boleh, Asal Bersih! Pesan Penting Saat Interaksi dengan Bayi di Hari Raya

Keterangan Gambar : Gambar/Ilustrasi

YOGYAKARTA – Momentum Idulfitri 1447 H identik dengan tradisi berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara. Dalam suasana penuh kehangatan tersebut, kehadiran bayi dan anak-anak kerap mengundang rasa gemas hingga keinginan untuk menggendong atau menyentuh mereka.

Namun, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan saat berinteraksi dengan bayi dan balita, khususnya di tengah keramaian momen Lebaran.

“Sebaiknya kalau kita menyentuh balita kita harus dalam keadaan yang bersih. Maka penting untuk menjaga kebersihan, khususnya tangan, sebelum menyentuh bayi,” ujarnya, Selasa (17/3).

Ia menjelaskan, kondisi tubuh yang tidak bersih dapat menjadi media penyebaran kuman yang berpotensi mengganggu kesehatan anak. Oleh karena itu, masyarakat dianjurkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun sebelum menyentuh bayi atau anak-anak.

Menurutnya, sistem kekebalan tubuh bayi masih belum terbentuk secara sempurna, sehingga sangat rentan terhadap paparan kuman dan penyakit.

“Jika tangan mengandung kuman, dikhawatirkan bayi akan terpapar sehingga berpotensi menimbulkan penyakit dan infeksi,” jelasnya.

Selain risiko infeksi, kondisi tangan yang tidak bersih juga dapat memicu reaksi alergi pada anak. Hal ini bisa terjadi jika terdapat zat tertentu yang tidak cocok dengan kulit sensitif bayi.

“Jangan sampai tangan yang kotor mengandung zat yang justru memicu alergi pada anak. Karena itu, sebelum menyentuh, pastikan kondisi kita benar-benar bersih,” tambahnya.

Lebih lanjut, Agus juga menekankan pentingnya perlindungan ekstra bagi anak-anak saat berada di tengah keramaian. Ia menyarankan agar bayi dan balita mengenakan pakaian yang sesuai agar tetap terlindungi dari paparan lingkungan.

Ia juga mengingatkan orang dewasa untuk menahan diri jika kondisi tubuh belum bersih saat ingin berinteraksi dengan anak-anak. Peran orang tua pun dinilai sangat penting dalam menjaga dan melindungi anak di tengah momen kebersamaan seperti Lebaran.

“Anak-anak bukanlah miniatur orang dewasa. Mereka masih dalam tahap tumbuh dan berkembang, sehingga sangat rentan terhadap berbagai zat dan agen penyakit,” tegasnya.

Dalam momentum jelang Idulfitri ini, ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan peduli dalam berinteraksi dengan anak-anak. Dengan menjaga kebersihan dan meningkatkan kesadaran bersama, kesehatan anak-anak diharapkan tetap terjaga.

“Lindungi anak kita untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (sumber: Muhammadiyah.or.id)

Iklan Sidebar Kiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here